Rabu, 10 Desember 2008

product profile






Coca-Cola Bottling Indonesia memproduksi merek-merek inti seperti Coca-Cola, Sprite, Fanta, dan Frestea di dalam pabrik-pabriknya yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk menjaga agar mutu minuman yang dihasilkan sesuai dengan standar, kami menerapkan dengan ketat proses produksi yang diakui secara internasional.

Pemberian kode-kode pada setiap produk merupakan bagian terpenting dari keseluruhan proses. Dengan kode-kode itu kami menjaga agar para pelanggan mendapatkan minuman kami dalam rasanya yang terbaik.

Setiap kode menunjukkan keterangan-keterangan tertentu tentang produk tersebut. Ada kode yang menunjukkan keterangan tentang tanggal pembuatan.

Ada kode yang lebih rumit, terdiri atas huruf dan angka yang menunjukkan hari, bulan, shift, dan pabrik tempat minuman tersebut dibuat. Ada lagi yang tidak tampak pada kemasan karena tinta yang digunakan hanya dapat dibaca dengan teknologi khusus.

Semua itu menunjukkan komitment kami untuk memastikan bahwa teknologi, sumber daya manusia maupun material yang kami pergunakan, semuanya tertuju untuk kepuasan para pelanggan dan konsumen kami





Coca-Cola merupakan merek minuman ringan terpopuler dan paling laris dalam sejarah hingga saat ini. Diciptakan pertama kalinya di Atlanta, Georgia oleh Dr. John S. Pemberton, Coca-Cola pertama kami perkenalkan sebagai minuman fountain dengan mencampurkan sirup rasa Cola dan air berkarbonasi.

Pertama kali terdaftar sebagai merek dagang di tahun 1887, di tahun 1895 Coca-Cola telah terjual di seluruh wilayah Amerika Serikat. Kini Coca-Cola telah tersedia di seluruh dunia2.

Can



250 ml 330 ml


Returnable Glass Bottle


193 ml
295 ml
1000 ml


PET



500 ml 1500 ml




Takaran Saji : 200 ml
Jumlah saji per kemasan : 1 Bottle
Jumlah per Saji :
Energi : 84 kkal
Lemak total : 0 g (% Daily Value*)
Karbohidrat Total : 22 g (% Daily Value*)
Gula : 22 g
Protein : 0 g (% Daily Value*)
Natrium : 10 mg (% Daily Value*)

*% AKG = persen Angka Kecukupan Gizi berdasarkan pada diet 200 kalori

Komposisi air berkarbonasi, gula dan konsentrat Coca-Cola termasuk karamel.

company profile

Profil Perusahaan

Sejarah PT. BNI Life Insurance

Dalam mewujudkan tujuan kedepan menjadi salah satu bank nasional terbesar yang menyediakan layanan terpadu bagi seluruh nasabahnya "One Stop Financial Service", pada tanggal 28 November 1996, PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bersama dengan PT. Asuransi Jiwasraya mendirikan perusahaan asuransi jiwa PT. Asuransi Jiwa BNI Jiwasraya (BNI Life) yang lingkup usahanya meliputi Asuransi Jiwa, Asuransi Kesehatan, Asuransi Kecelakaan Diri, Anuitas dan Pengurus Dana Pensiun.

Seiring berjalannya waktu, terjadi perubahan komposisi kepemilikan saham BNI Life dimana saat ini mayoritas kepemilikan dimiliki oleh PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Maka nama PT. Asuransi Jiwa BNI Jiwasraya berubah menjadi PT. BNI Life Insurance. Terkait dengan adanya perubahan logo di Bank BNI dan kondisi tersebut diatas, secara otomatis terjadi perubahan logo BNI Life.

Berpedoman Visi, Misi dan Moto perusahaan, BNI Life senantiasa mengedepankan pelayanan terbaik bagi nasabahnya. Selain menyediakan produk tradisional, BNI Life juga menghadirkan beberapa produk lainnya antara lain produk asuransi pesangon dan produk asuransi yang dikombinasai dengan investasi (unit link).

Selain untuk memenuhi kebutuhan pasar syariah pada tanggal 19 Mei 2004, BNI Life membentuk unit khusus Syariah yang menyediakan produk-produk asuransi dengan prinsip syariah. Dengan demikian semua produk yang dihadirkan oleh BNI Life dapat memenuhi kebutuhan pasar yang beragam.

Saat ini pemasaran produk BNI Life dilakukan melalui kantor-kantor pemasaran yang tersebar dibeberapa kota besar antara lain Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Medan, Samarinda dan Makasar. Selain itu BNI LIfe juga membuka jalur kerjasama pemasaran dengan perbankan (Bancassurance) melalui kantor-kantor cabang BNI.

Saat ini BNI Life telah memiliki lebih dari 2,78 juta peserta asuransi kumpulan dan 12.500 pemegang polis asuransi jiwa perorangan yang didukung oleh 830 agen profesional yang tersebar diseluruh Indonesia dan 250 staf dan karyawan.

BNI Life Insurance menyediakan berbagai macam layanan dan produk asuransi jiwa baik konvensional maupun syariah untuk memenuhi kebutuhan perencanaan keuangan baik individu maupun korporasi. Produk-produk yang ditawarkan meliputi produk asuransi pendidikan, asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, anuitas, unit link, pengelolaan dana pesangon, asuransi syariah dan produk lainnya.

Share Holder

Kepemilikan PT. BNI Life Insurance terdiri dari PT. Bank BNI (Persero) Tbk selaku pemegang saham mayoritas, Yayasan Danar Dana Swadharma, Yayasan Kesejahteraan, Pegawai Bank BNI, Yayasan kesejahteraan karyawan Jiwasraya.

Sampai akhir 31 Desember 2007 total aset BNI Life Insurance telah mencapai lebih dari Rp 933.922.453.336 dengan pendapatan premi lebih dari Rp 714.578.838.795. Secara konsisten dan terus menerus BNI Life Insurance berupaya mengembangkan market share dengan tetap mempertahankan Risk Base Capital (RBC) sesuai dengan peraturan pemerintah.

Kamis, 06 November 2008

RANGKUMAN RENAL KHASALI

BAB 4

Menetapkan objek

Publik relations (PR) adalah seseorang yang berpendidikan dan mampu dalam berkomunikasi yang baik,kreatif,flexibel dan responsif.

Porate Goals
1.Official goals,adalah perusahaan yang mendaftarkan perusahaannya secara hukum sehingga perusahaan memiliki akte perusahaaan.

2.Operative goal,seorang PR yang bertugas mendeskripsikan hasil akhir yang spesifik dan dapat diukur seperti berbicara tentang prestasi keuangan.contohnya ; Laba neto, harga saham, dividen per saham,dan return on investment dsb.

Syarat sebuah objective

Objektive PR didefinisikan sebagai suatu yang tertulis dan hal- hal yang jelas yang dicapai oleh seorang PR dari kurun waktu tertentu. Yang masuk akal dan konsisten dan haruslah masuk akal yang maksudnya adalah objective,yang sebaiknya sesuai kemampuan PR yang tidak menyimpang dari perencanaan seluruh perusahaan.

Syarat- syarat objective Public relations,

sebagai berikut;

1.Harus dinyatakan secara tertulis

2.Harus dinyatakan secara jelas dan singkat

3.Harus spesifik pada batasan tertentu

4.Harus mencakup batasan waktu yang spesifik

5.Objektive harus dapat dinyatakan dalam ukuran yng terukur

6.Objektive PR harus konsisten dengan objective perusahaan secara menyeluruh

7.Objektive harus dapat dijangkau.

OBJEKTIVE PR DAN PEMASARAN

5 model yang menghubungkan public relelations dengan marketing

sebagai berikut;

1.Terpisah tetapi fungsinya sama,masing- masing berdiri pada sudut yang berbeda karena ilmunya berbeda.

2.Sama fungsinya tetapi tumpang tindih,keduanya sama pentingnya dan terpisah, tetapi mempunyai objektive yang tumpang tindih.

3.Pemasaran sebagai fungsi yang lebih dominan,Corporate Public Relations merupakan bagian dari Corporate Marketing.

4.Public Relations sebagai fungsi yang lebih dominan,disinilah PR yang mengendalikan pemasaran

5.Pemasaran dan PR mempunyai fungsi yang sama,kedua bidang ini telah saling memasuki area yang berbeda, dan telah terjadi sintesis.

DASAR PENENTUAN OBJEKTIVE:RISET

Orang- orang PR perlu bersandar pada data- data riset.Yakinkan diri mereka bahwa penting sekali untuk menjahui asumsi karena didasari oleh rasa dan bukan fakta.

DUKUNGAN PIMPINAN PUNCAK

Pentingnya bagi orang- orang PR untuk mempromosikan gagasannya kepada tokoh kunci di dalam perusahaan yang terpenting mendapatkan dukungan dari pimpinan puncak, bila perlu dari pemegang saham.

HUBUNGAN ANTARA ETIKA DAN OBJEKTIVE KOMERSIAL

PR memerlukan bobot etika yang tingkatannya sangat tinggi,yakni;Rapat pemegang saham.Etika adalah prinsip dan nilai moral yang mengarahkan perilaku seseorang atau kelompok orang dengan menghormati apa yangn dirasa benar atau salah.Dalam menegakkan citra perusahaan.PR yang dijalankan dengan benar,akan berupaya sekuat tenaga untuk mengungkapkan permasalahan pada porsinya,secara jujur dan benar.

KESIMPULAN

Objektive adalah suatau sasaran yang jelas dan spesifik.Sebaiknya mencakup batasan waktu yang spesifik dengan sasaran yang jelas.Objektive memperjelsan batasan antara dengan bagian- bagian lainnya,aktivitas kegiatan pada bagian tersebut bisa sama, tetapi objective nya barang kali berbeda.

BAB 5

Mengelola Stakeholders

Stakeholders adalah setyiap kelompok yang berada di dalam maupun di luar perusahaan yang mempunyai peran dalam menentukan keberasilan perusaaan.

Stakeholders dikelompokan menjadi 2 bagian,yaitu;

1.Stakeholders internal relative mudah untuk dikendalikan da pekerjaan untuk komunikasi intern,yang terdiri dari;

  • Pemegang saham
  • Manajemen dan top executive
  • Karyawan
  • Keluarga karyawan

2.Stakeholders eksternal,unsur- unsur yang berada di luar Kendali perusahaan. yang terdiri dari;

  • Konsumen
  • Penyalur
  • Pemasok
  • Bank
  • Pemerintah
  • Pesaing
  • Komunitas
  • Pers

Ruang lingkup eksternal,yaitu;

1.Kompleksitas lingkungan,yang merupakan ukuran pihak luar yang perlu mendapatkan perhatian.

2.Stabilitas lingkungan,yang terjadi perubahan yang ditimbulkan karena adanya terjadinya perubahan pemerintah,perubahan selera konsumen,peran para actor,maka lingkungan dikatakan tidak stabil.

KESIMPULAN

Stakeholders adalah kelompok- kelompok yang berada di dalam maupun diluar perusahaan yang mempunyai peranan dalam ,menentukan keberhasilan perusahaan.keberhasilan perusahaan untuk memperoleh kepuasan stakeholders dapat dijadikan indikator keberhasilan perusahaan.Seorang praktisi public relations yang berpengalaman menangani stakeholders pada perusahaan yang organik perlu mengubah sedikit gayanya bila menangani perusahaan mekanistik

Rabu, 05 November 2008

TANGGAPAN ATAS EDITORIAL KORAN TEMPO DAN MEDIA INDONESIA

Bismillah ar-Rahman ar-Rahim,

Saya tidak ingin berkomentar terlalu banyak tentang rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk memilih saya menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Rencana itu baru tawaran yang disampaikan kepada saya, sehingga belum merupakan suatu keputusan. Apalagi saya disebut-sebut akan menjadi Ketua MK. Ketua mahkamah itu dipilih oleh sembilan hakim MK sendiri. Presiden tidak dalam posisi yang dapat menentukan siapa yang akan menjadi Ketua MK. Saya sendiri tidak mengharapkan, apalagi meminta suatu jabatan. Inisiatif menawarkan posisi hakim MK itu murni datang dari Presiden. Saya mohon maaf mengatakan ini semua, supaya jangan sampai timbul salah paham. Bukan pula maksud saya untuk menyombongkan diri mengemukakan hal ini. Saya hanya ingin mengatakan sesuatu secara jujur dan tulus.

Apa yang perlu saya tanggapi dalam tulisan ini adalah reaksi atas rencana Presiden itu sebagaimana ditulis dalam editorial Koran Tempo (7 Januari 2008) dan Media Indonesia (8 Januari 2008). Koran Tempo mengingatkan saya jangan sampai lupa bahwa Presiden “memang menerima tekanan publik” karena saya “diduga terlibat kasus pencairan uang US $ 10 juta atau Rp 90 milyar milik Tommy Soeharto di BNP Paribas” sehingga saya diberhentikan dari kabinet. Rekam jejak saya di kabinet juga dikatakan tak terlalu mulus. Saya pernah bertikai dengan bekas Ketua KPK Taufiqurrahman Ruki karena diduga terlibat dalam kasus korupsi pembelian alat identifikasi sidik jari otomatis senilai Rp 18 mliyar saat menjadi Menteri Kehakiman dan HAM”. Terakhir “kita mendengar kabar raibnya Rp. 3,3 milyar dana yang disita dari koruptor Hendra Rahadja dalam rekening di Departemen Hukum dan HAM”. Duitnya tersisa Rp 5,5 juta. Selisihnya tak diketahui rimbanya. Atas dasar ketiga hal itu, singkat kata, dapat disimpulkan bahwa mereka berpendapat saya tak pantas menjadi hakim, apalagi Ketua MK. Jangan MK dijadikan “sebagai tempat penampungan orang-orang terbuang”, demikian kata editorial Media Indonesia.

Bahwa ada tidaknya tekanan publik kepada Presiden ketika saya diresuffle dari kabinet, itu sepenuhnya saya serahkan kepada Presiden sendiri. Sebaiknya, Presidenlah yang menjelaskan hal ini, sehingga orang tidak berspekulasi. Namun saya harus mengatakan di sini, Koran Tempo dan Media Indonesia adalah dua koran yang paling menggebu-gebu memberitakan kasus-kasus itu, yang menurut penilaian saya sudah jauh dari semangat obyektif. Pemberitaan seperti itu tentu berdampak pada pembentukan opini publik, yang kemudian diklaim sendiri sebagai tekanan publik itu. Koran-koran lain yang juga memberitakan masalah ini, pada hemat saya masih dalam batas-batas relatif obyektif dan berimbang.

Saya ingin menegaskan di sini bahwa satu-satunya tindakan yang saya lakukan dalam kasus Motorbike International Ltd dengan BNP Paribas adalah memberikan pendapat hukum atas pertanyaan Paribas sendiri. Hal ini telah saya jelaskan panjang lebar di dalam posting di blog ini, sehingga saya tak perlu lagi mengulanginya di sini. Pencairan dana dari BNP Paribas terjadi pada bulan Mei tahun 2005, setelah saya tidak lagi menjadi Menteri Kehakiman dan HAM sejak tanggal 20 Oktober 2004. Jampidsus Kejaksaan Agung telah menginvestigasi kasus ini atas perintah Presiden. Hasilnya, mereka tak menemukan alasan hukum dan bukti yang meyakinkan untuk meneruskan kasus itu ke tingkat penyidikan. Jaksa Agung Hendarman telah menyampaikan klarifikasi tentang masalah ini, tetapi tak mendapat porsi yang wajar dalam pemberitaan media.

Dalam kasus pengadaan alat identifikasi sidik jari di Departemen Kehakiman dan HAM, tidaklah benar saya diduga terlibat dalam kasus korupsi. Dalam penyidikan, saya dipanggil sebagai saksi dan tidak pernah dinyatakan sebagai tersangka, apalagi terdakwa. Saya telah memberikan keterangan lengkap dan rinci kepada penyidik KPK. Bahwa benar saya telah menyetujui dipilihnya metode penunjukan langsung dalam pengadaan proyek itu, setelah DPR dan Menteri Keuangan menyetujui adanya dana dalam Anggaran Belanja Tambahan pada bulan Oktober 2004. Memutuskan apakah metode tender atau penunjukan langsung adalah tindakan administratif sebagaimana diatur dalam Kepres 80 Tahun 2003. Kalaupun memutuskan salah satu dari kedua metode itu adalah suatu kesalahan, maka kesalahan itu tidak dapat diberi sanksi pidana, karena Kepres 80/2003 itu sendiri adalah hukum administrasi, bukan hukum pidana. Tindak pidana korupsi baru ada apabila dalam pengadaan barang itu terjadi penyimpangan yang merugikan keuangan negara.

Saya telah berhenti jadi Menteri Kehakiman dan HAM pada tanggal 20 Oktober 2004, sebelum dana ABT itu sendiri dicairkan oleh Departemen Keuangan. Pelaksanaan pengadaan alat sidik jari itu dilakukan di tahun 2005, beberapa bulan setelah saya berhenti dari departemen itu. Siapa yang ditunjuk mengadakan barang, berapa harganya, bagaimana cara membayarnya, semuanya dilakukan ketika saya tidak lagi menjadi Menteri Kehakiman dan HAM. Penyidik KPK dapat memahami semua keterangan saya itu, tentunya setelah melakukan cross-chek dengan keterangan saksi-saksi yang lain serta alat bukti lainnya. Semua keterangan saya itu telah dicatat di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan dilakukan dibawah sumpah.

Bahwa kemudian saya tak dapat bersaksi di pengadilan ketika saya dipanggil, saya telah menjawab surat panggilan itu dengan alasan yang sah, dengan merujuk kepada pasal-pasal KUHAP dan UU KPK sendiri. Saya ketika itu berada di China dalam kegiatan pembuatan film yang jadualnya tidak mungkin ditunda– karena melibatkan ratusan aktor lain dari berbagai negara — atau diwakilkan kepada orang lain. Majelis hakim maupun jaksa dapat menerima alasan yang saya kemukakan. Oleh karena keterangan saya telah dilakukan dibawah sumpah, maka menurut KUHAP, keterangan itu mempunyai kekuatan hukum yang sama dengan keterangan yang diucapkan di sidang pengadilan. Berbagai media, termasuk Media Indonesia sengaja memblow up ketidak hadiran saya di pengadilan itu dengan berbagai opini. Berbagai pemberitaan menyebutkan saya harus dihadirkan paksa di pengadilan. Menurut hukum acara, saksi hanya dapat dipanggil paksa apabila telah dipanggil tiga kali dan tidak datang tanpa alasan yang sah. Editorial Media Indonesia juga mengatakan bahwa ketidakhadiran saya di pengadilan itu bisa menjadi preceden bagi orang lain. Editorial ini membalik logika, seolah saya orang pertama yang tak hadir sebagai saksi dengan alasan yang serupa. Telah terjadi puluhan kali ketidakhadiran saksi dalam sidang dengan alasan yang sah dan diterima oleh majelis hakim.

Hal terakhir yang perlu saya jelaskan adalah terkait dengan uang yang disita dari Hendra Rahardja. Tugas untuk menangani harta kekayaan Hendra Raharja adalah tugas Tim Likuidasi Bank Harapan Sentosa (BHS). Tim inilah yang bertugas memburu harta Hendra untuk membayar kewajiban BHS kepada Bank Indonesia. Saya memang mengajukan permintaan ekstradisi kepada Pemerintah Australia agar Hendra dipulangkan ke Indonesia. Namun dia melakukan perlawanan di pengadilan Australia, maka sampai dia meninggal di sana, upaya ekstradisi belum berhasil. Tim Likuidasi ingin menyita harta Hendra di Australia, tetapi mereka tak dapat melakukan itu, kecuali dilakukan oleh Pemerintah RI. Oleh karena Departemen Hukum dan HAM – yang menjadi koordinator dalam pelaksanaan Mutual Legal Assistant (MLA) dengan negara lain — membentuk tim gabungan antar departemen. Setelah saya berunding dengan Jaksa Agung Australia, uang Hendra yang berhasil disita hanya tinggal Rp 3,9 milyar saja. Yang lain sudah ditransfer ke China dan Hongkong. Indonesia dan Australia akan meneruskan kerjasama dalam melacak keberadaan harta Hendra di China dan Hongkong itu. Uang yang disita di Australia kemudian diserahkan oleh Pemerintah Australia kepada Pemerintah RI dan ditampung dalam rekening khusus Departemen Kehakiman dan HAM.

Pada tanggal 19 Mei 2004 sejumlah Rp. 3,3 milyar hasil sitaan dari Australia itu telah diserahkan oleh Departemen Kehakiman dan HAM kepada Tim Likuidasi BHS untuk memenuhi kewajiban BHS kepada Bank Indonesia. Bukti penerimaan oleh Tim Likuidasi BHS masih ada di arsip Departemen Hukum dan HAM. Sekitar Rp 600 juta telah digunakan sebagai biaya Tim Likuidasi dan Tim Gabungan dalam memburu harta Hendra baik di Australia, China maupun Hongkong. Bahwa uang Rp. 5,5 juta memang sengaja disisakan agar rekening tidak ditutup. Rekening itu disiapkan untuk menampung hasil penyitaan harta Hendra di China dan Hongkong itu. Ketika dalam beberapa bulan terakhir ini Departemen Keuangan meminta agar rekening itu ditutup, maka uang yang Rp 5,5 juta itulah yang diserahkan ke Departemen Keuangan. Jadi tidaklah benar kalau editorial Koran Tempo dan Media Indonesia, mengatakan uang Rp 3,3 milyar itu raib dan tak diketahui di mana rimbanya.

Inilah penjelasan dan sekaligus klarifikasi yang ingin saya kemukakan agar tidak timbul kesalahpahaman terhadap tiga masalah di atas. Saya hanya berharap bahwa segala masalah hukum seyogianyalah ditangani dengan hukum itu sendiri. Kita semua harus menghormati prinsip negara hukum dan asas praduga tak bersalah, yang dijamin di dalam sistem hukum kita sendiri. Pembentukan opini oleh pers dapat mengarah kepada “trial by the press”, sesuatu yang harus kita hindari dalam menghormati supremasi hukum. Pemberitaan yang berulang-ulang menyebutkan hal yang sama, walaupun telah dibantah, berpotensi untuk melakukan pembunuhan karakter terhadap seseorang.

Sebagai penutup ingin saya kemukakan di sini, bahwa dipilih atau tidak menjadi hakim MK oleh Presiden bukanlah hal yang terlalu penting. Bagi saya, menjaga nama baik, harkat dan martabat pribadi adalah jauh lebih penting dari segala jabatan dan kedudukan. Pemberitaan yang terus-menerus mengenai masalah “pencairan uang Tommy Soeharto”, “dugaan korupsi dalam pengadaan alat AFIS” dan terakhir “raibnya uang sitaan Hendra Rahardja” saya anggap perlu untuk ditanggapi dan dijernihkan, agar hal ini tidak menjadi beban saya seumur hidup, bahkan sampai ke generasi anak cucu nanti.

Demikianlah tanggapan saya atas editorial Koran Tempo dan Media Indonesia. Saya mohon maaf kalau ada kata-kata saya yang kurang pantas dalam memberikan tanggapan dan menjelaskan ketiga masalah ini kepada khalayak dan khususnya kepada penulis editorial baik Koran Tempo maupun Media Indonesia.

Akhirnya hanya kepada Allah Ta’ala jua saya mengembalikan segala persoalan dan kepadaNya jua saya memohon segala perlindungan.

Wallahu’alam bissawwab.

Cetak artikel Oleh Yusril Ihza Mahendra — January 8th, 2008

Rabu, 15 Oktober 2008

editorial 2

Lippo Bank Kerjasama dengan Kemang Village

Pembiayaan kredit ini hanya untuk pembelian unit kondominium dengan menawarkan suku bunga khusus 5,99% fixed selama lima tahun.

"Kami optimistis kerjasama ini akan memberikan keuntungan bagi Kemang Village maupun Lippo Bank. Terlebih bagi para konsumen yang membeli kondominium di Kemang Village dengan pembiayaan KPA Program Paket Bunga Spesial LB MyHome," kata Head of Customer Banking PT Bank Lippo Tbk, Suhaimin Johan.

Penandatanganan kerjasama itu dilakukan Suhaimin Johan bersama Direktur Kemang Village Jopy Rusli dan Marketing Director Kemang Village, Jessica Quantero.

Ia mengatakan bahwa terdapat keuntungan lain bagi para pembeli kondominium Kemang Village, yakni bebas biaya-biaya seperti provisi dan biaya administrasi serta memperoleh asuransi jiwa khusus untuk jangka waktu kredit sama dengan masa fix.

"Pembeli juga dibebaskan dari biaya yang timbul apabila melakukan pelunasan KPA seluruhnya baik sebelum maupun sesudah masa fixed bunga berakhir," kata dia.

Pada kesempatan itu, Suhaimin Johan mengatakan bahwa portofolio kredit pemilikan rumah dan apartemen (KPR dan KPA) Lippo Bank hingga saat ini sebesar Rp2,6 triliun dengan 80% didominasi KPR.

Untuk 2008, dia menargetkan penyaluran KPR/KPA hingga Rp2,5 triliun.

Pada kesempatan sama, Direktur Kemang Village Jopy Rusli mengatakan bahwa proyek kondominium Kemang Village untuk tahap pertama dijadwalkan akan diserahterimakan kepada pembeli Desember 2009, sementara peluncuran menara terbaru Kemang Village akan dilakukan pada akhir Februari 2008.

advertorial 2

Mapan Bersama Indomie

Menjadi mapan dapat diraih dengan hanya berdagang mi rebus. Sejumlah pedagang mi rebus yang telah puluhan tahun bermitra dengan Indomie menjadi buktinya. Mereka mendapat laba tinggi dan kehidupannya berubah lebih baik. Dengan modal relatif kecil, berjualan Indomie menjadi alternatif usaha yang menjanjikan. Terutama di masa sulit seperti sekarang.

Saat ini, jumlah pedagang Indomie rebus di kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) mencapai 6.500 orang. Boleh dikatakan, kini sebagian besar penjual itu tinggal memetik untung. Nedi, misalnya. "Alhamdulillah saya sudah mengelola tujuh warung dan menampung 40 tenaga kerja," kata pria yang telah berjualan Indomie rebus selama 20 tahun itu.

Kesuksesan serupa diraih Haji Qomar. Menurut dia, penghasilan dari berjualan Indomie tak hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tapi juga lainnya. "Saya bisa menyekolahkan anak. Sekarang sudah dua yang menjadi sarjana," ungkap Qomar, bangga. Dia menambahkan, pihak perusahaan telah membahagiakan mitra usahanya dan telah mensejahterakan para pedagang.

Pun demikian dengan Haji Udin. Dari keuntungan berjualan Indomie rebus, dia beserta istri bisa menunaikan ibadah haji pada 2002. "Alhamdulillah kehidupan saya sudah sejahtera dan juga telah mempunyai tiga cabang," ujar Udin. Dia mengungkapkan, tertarik berdagang Indomie rebus karena bisa divariasi dan rasanya lain daripada mi instan yang lainnya.

Lebih dari 30 tahun Indomie menjadi brand makanan favorit masyarakat yang tak mengenal usia dan batas geografis. Dengan kandungan gizi lengkap mulai protein, vitamin A, B1, B12, zat besi, dan kalsium, makanan ini sangat cocok dikonsumsi kapan pun.

Lezatnya Indomie ini telah dirasakan sejumlah orang. Alvian, umpamanya. "Indomie itu rasanya top banget dan yang pasti sesuai dengan lidah orang Indonesia," kata dia. Demikian juga dengan Lisa. "Pokoknya kalau kita makan mi pilihnya cuma Indomie, nggak ada yang lain," ucap perempuan berambut panjang itu.

Sejauh ini, Indofood mendukung mereka yang bertekad untuk meningkatkan taraf kehidupan yang lebih layak lagi. Manajemen Indofood telah melaksanakan program bagi para pedagang yang dirancang secara bergantian setiap tahun. Antara lain "Ceria Kaki Lima" dan beasiswa bagi anak-anak para pedagang Indomie rebus yang berprestasi.

Tak hanya itu. Perhatian Indofood juga ditunjukkan dengan menfasilitasi para pedagang Indomie rebus untuk pulang ke kampung halaman masing-masing. Lebaran kali ini adalah kali ke-12 manajemen Indofood melaksanakan mudik bareng. Sebanyak 145 bus disiapkan pihak perusahaan untuk memberangkatkan sekitar 7.831 orang.(JUM/Tim Usaha Anda)

advertorial 1

UNTUNG BESAR NONTON THE POLICA BERSAMA ESIA

Sejak beberapa waktu laliu,penguna Esia dihebohkan dengan promo menonton gratis konser The Police di Singapura.Ada lima orang yang mendapatkan keuntung yang besar menonton The Police di Singapura,pemenang masing-masing mendapatkan 2 tiket,lengkap dengan Akomodasi,transportasi dan uang saku.Caranya cukup gampang. Yaitu denga mengaktifkan nada sambung The Police,dan diminta untuk merekam “Messaga In a Bottle”mereka untuk The Police melalui bayaran voice portal Esia.Dv8.88.Dan pesan terunik akan menjadi pemenang.

Lima orang pemenag membuktikan kreatif. Diantaranya;Endah widiyastuti,Vidia ayuningtyas,dan Rimelky martino dan pendamping 5 orang pemenang adalah Rhesa aditya rama,Ramadan Redondo irfandi, Clarissa paath,Yuli. Para pemenag ditemani model iklan Esia yaitu Agus Ringo.

Para pemenag memang kebanyakan fans berat The Police, mereka mengikuti promo ini bukan hanya sekedar ingin melihat band Tahun 80-an,namu mereka mangunakan kesempatan ini untuk berlibur menikmati keindahan singapura.Ada para pemeng yang diantaranya ingin memberikan Hadiah Ulthanya kepada adiknya yang fans berat The Police,ada juga Clarissa Paath yang ingin merayakan kelulusan sekolah dengan kakanya yang akan menikah,mereka sangat senang mendapatkan tiket nonton gratis The police,karena keuntungan memakai Esia.

Agus Ringgo juga berkomentar sangat beruntung dapat terpilih menjadi salah salah satu penonton The Police.Yang digandurunginya sejak masa kecil.Karena konser The Police merupakan reuni setelah mereka tidak tampil diatas panggung.

KONSER

Setibanya di singapura para pemenag menginap disalah satu Hotel yang terkenal yaitu park Hotel keesokan harinya .hari yang ditunggu-tunggu konser The Police dijadwalkan malam hari pada pukul 5 sore rombongan berangkat menuju arena konser.Setelah sampai rombongan langsung menyerbu mstand Marchandise foto-foto.Venue yang besarnya dua kali lapangan Tenis senayan dipenuhi penonton dari Indonesia,tetapi penonton dari singapura dapat dihitung /jarang.Lebih dari 10 ribu pengemar The Police menghadiri konser akbar ini.

Meski mereka harus Vakum selama 2 jam dan ternyata tidak meyurutkan antusiasme penggemar fanatik The Police,terbukti tiket ludes habis terjual.Bahkan sepanjang Tahun 2007,konser The Police termasuk Event musik yang paling laris&menghasilkan keuntungan besar.Fiction Planet yang merupakan suguhan pembuka cukup menarik.Band yang dimotori Joe summer,vokalis yang juga anak Sting,dengkot The Police.

Tiba saat yang ditunggu-tunggu trio legendaries The Police cukup kompak,walau sudah dimakan usia.Sting (baas/vocal),Andy Summer(guitar)dan Stewart Copeland(drum).Mereka tampil energik mengingat kembali masa kejayaan mereka 2 dekade silam. Tak kurang 15 lagu yang digelar,diawali tembang hits “mesagge in a bottle”every breath you take,so lonely & rexane.Dengan dilantunkannya next to you yang merupakan tembang pamungkas, berakhirlah konser The Police,rombongan dan Agus Ringgo meninggalkan arena dengan membawa sertakan kenagan yang tak terlupakan,memang Esia memberikan keuntungan buat para pe

press release 2

XL HADIRKAN LAYANAN 3G

Pertama terluas dan tercepat

Jakarta, 5 januari 2006,XL menghadirkan layanan 3G “pertama dan tercepat”di Ambasador atau tepatnya di daerah kuningan Jakarta.Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak ir.Husni Marwan selaku direktur PT.EXCELCOMINDO PRATAMA.Untuk memenuhi kebutuhan pasar korporasi,kami menyediakan solusi komunikasi yang terintegrasi dengan layanan yang disebut fasilitas 3G yang telah memperluas wilayah cakupan secara signifikan.

XL menyadari sepenuhnya bahwa jangkauan jaringan pelayanan yang berkualitas tingg, dengan kapasitas bandwith, dan produk serta layanan yang inovatif merupakan kunci bagi kesinambungan pertumbuhan jangka panjang perseroan.Jasa layanan 3G didukung oleh teknologi HSDPA (High- Speed Downlink Packet Acces).Hal ini memungkinkan kecepatn accses data hingga 2.6 Mbps,menjadikan XL sebagai penyedia layanan 3G yang “Tercepat” sampai saat ini.Selain itu XL telah berhasil mengaplikasikan teknologi terbaru dengan membangun jaringan multipleks berkapasitas tinggi.

Pertama terluas dan tercepat

Selama tahun 2006 XL mengelola cakupan di pulau jawa., dengan tingkatan yang sangat kompetitif.XL telah berhasil meluncurkan layanan 3G di 13 kota dan 9 propinsi di Indonesia.Sebagai penyedia jasa layanan 3G “pertama terluas dan tercepat” di Indonesia,XL sangat berkompeten terhadap poduk yang ditawarkan.Inisiatif pemasaran dilakukan dengan cara memperluas jangkauan layanan.

Dari tahun ke tahun,XL selalu mengevaluasikan sistem distribusi produknya.Bapak Rifadh.SE,selaku marketing PT.EXCELCOMINDO mengungkapkan “ Dengan hadirnya layanan baik 3G yang memiliki kapasitas 2.6 Mbps serta pelayanan baik bagi setiap costumerXL yakin akan keberhasilan layanan terbaru ini”.Peluncuran ini dimeriahkan oleh band ternama,diantaranya YovieN’the nuno,Bunga citra lestari,RAN,dan masih banyak lagi.hal ini ditujukan dengan motto XL menjadi yang “pertama terluas dan tercepat”.

CONTACT PERSON

Public Releations PT EXCELCOMINDO

Maria ineke Adeline.s

021-41070466

press release 1

PIKNIK KE ANCOL

MAKIN MUDAH

Sabtu,27 Januari 2007

Gubernur DKI Jakarta,Sutiyoso meresmikan pengoperasian jalur Busway koridor IV,V,VII dan VII. Pada kesempatan tersebut Sutiyoso mencoba memberikan kenyamanan Busway dari Halte Ancol menuju Halte pusat Grosir Cililitan

Peluncuran Busway ini merupakan Implementasi pola transportasi Makro DKI Jakarta,tujuan peluncuran Halte Busway ini merupakan kemudahan bagi pengguna Angkutan umum,”kata Sutiyoso”Halte Ancol ini merupakan persingahan terakhir dari koriodor V,(jalur kampung Melayu-Ancol)

Proses pengoperasian Halte Busway Ancol ini cukup lama sekitar kurang lebih 1 Tahun . Waktu itu ada suatu rencana Pemda DKI Jakarta membuat empat koridor baru ternyata proyek Busway koridor V,hanya dari kampung Melayu sampai magga dua saja.Maka dari iytu pun kita melakukan pendekatan ke Dinas Perhubungan DKI &Wagub DKI agar Busway koridor V sampai Ancol.Dan hal itu disetujui.

Dengan adanya peluncuran Halte Busway ini,seluruh warga Jakarta dari ketujuh koridor yang ada mereka dapat dengan mudah mengunjungi Ancol hanya dengan ongkos yang relatif terjangkau yaitu Rp 3500,- kalaupun mereka harus transit dulu,karena keberangkatan dari koridor lain mereka tidak perlu bayar lagi.

Halte Busway Ancol mempunyai keistimewaan yang tidak ada pada Halte-Halte Busway lain,Halte ini mempunyai 2 lantai,untuk penjualan tiket (lantai 1),dan pada lantai 2 terdapat kios yang menjual souvenir /merchandise khas Ancol seperti topi,kaos,paying,boneka dan aneka macam makanan maupun minuman.Tidak hanya itu ,penumpang yang tiba di Halte Busway Ancol akan disediakan kendaraan untuk wara-wiri dengan Gratis,tidak hanya pengujung tetapi karyawan pun dapat menikmati manfaat kendaraan tersebut .Tentunya mereka dapat pergi ke kantor akan lebih nyaman.

Dengan adanya kerjasama dengan Busway.Ancol mengharapkan pengunjung akan meningkat lagi.Karena dengan kerjasama ini,pengunjung dapat berekreasi ke Ancol dengan mudah,tidak perlu pakai kendaraan pribadi,karena Busway nyaman,ber AC dan tidak berdesakan.Mereka tidak terkana macet dan bisa lebih cepat sampai ke Ancol.

CONTACT PERSON

Public Releations TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL

Maria ineke Adeline.s

021-41070466

editorial 1

PERUBAHAN SISTEM IMPOR DAGING DITENTANG

Pengusaha dan peternak sapi menentang rencana Departemen pertanian membuka impor dagin sapi dari Negara yang belum bebas penyakit mulut dan kuku(PMK).Kebijakan perubahan status impor daging dari berbasi Negara(country)menjadi zonazi dinilai hanya akan merugikan Negara.

“saya mengingatkan kembali kepada pemerintah untuk memasukan daging dari Negara-negara yang belum bebas dari PMK ini.Jika pemerintah melakukan hal tersebut,akan tercatat dalam sejarah pemerintah yang sekarang ini mendatangkan PMk setelah kita susah payah sekitar 100 Tahun membebaskan Negara ini dari PMK”kata Dewan pertimbangan kerukunan tani Indonesia (HKTI) Siswono Yudo Husodo di Jakarta.

Di tambahkanya,rencana pemerintah mengubah kebijakan Impor daging sapi dari yang semula berbasis Zonasi perlu ditentang.Menurut dia Indonesia masih lemah dalam hal pengawasan PMK sehinga membuka peluang Impor daging sapi dari Negara yang belum bebas dari PMK ke Indonesia. “ini hanya langkah awal.Begitu Indonesia memakai pendekatan zona, masuk lah daging-daging dari Negara lain yang belum bebas dari PMK.kita juga harus curiga,apa ada kepentingan bisnis besar dari semua ini”ujar Siswono.

Lebih jauh ia mengatakan para pengusaha dan peternak sapi yang terdiri atas HKTI,Asosiasi Importir Daging Idonesia (Aspidi),Perhimpunan perternak sapid an kerbau Idonesia(PPSKI),Wahana Masyarakat Tani Indonesia (Wamti)dan lembaga pengamat bidang kedokteran Hewan(Indonesia veterinary Watch),akan membawa rencana pemerintah terkait perubahan status Impor daging sapi itu ke DPR jika Deptan tetap bersihkeras.”jika pemerintah tetap ngotot mengubahnya,kami akan mengajukannya ke DPR.

Peraturan pemerintah yang menjadi dasar tidak bisa mengalahkan Undang-Undang yang lebih tinggi.Ketua PPSKI,Teguh Boediyana mengatakan mengubah status Impor ini langkah yang berbahaya untuk usaha perternakan dan peternakan di Indonesia.Pemerintah seharusnya melindungi peternakan lokal.Tapi kebujakanya malah Kontradiktif.

tugas cyber PR

file:///D:/tugas%20blog/UNTUNG%20BESAR%20NONTON%20THE%20POLICA%20BERSAMA%20ESIA.doc