BAB 4
Menetapkan objek
Publik relations (PR) adalah seseorang yang berpendidikan dan mampu dalam berkomunikasi yang baik,kreatif,flexibel dan responsif.
Porate Goals
1.Official goals,adalah perusahaan yang mendaftarkan perusahaannya secara hukum sehingga perusahaan memiliki akte perusahaaan.
2.Operative goal,seorang PR yang bertugas mendeskripsikan hasil akhir yang spesifik dan dapat diukur seperti berbicara tentang prestasi keuangan.contohnya ; Laba neto, harga saham, dividen per saham,dan return on investment dsb.
Syarat sebuah objective
Objektive PR didefinisikan sebagai suatu yang tertulis dan hal- hal yang jelas yang dicapai oleh seorang PR dari kurun waktu tertentu. Yang masuk akal dan konsisten dan haruslah masuk akal yang maksudnya adalah objective,yang sebaiknya sesuai kemampuan PR yang tidak menyimpang dari perencanaan seluruh perusahaan.
Syarat- syarat objective Public relations,
sebagai berikut;
1.Harus dinyatakan secara tertulis
2.Harus dinyatakan secara jelas dan singkat
3.Harus spesifik pada batasan tertentu
4.Harus mencakup batasan waktu yang spesifik
5.Objektive harus dapat dinyatakan dalam ukuran yng terukur
6.Objektive PR harus konsisten dengan objective perusahaan secara menyeluruh
7.Objektive harus dapat dijangkau.
OBJEKTIVE PR DAN PEMASARAN
5 model yang menghubungkan public relelations dengan marketing
sebagai berikut;
1.Terpisah tetapi fungsinya sama,masing- masing berdiri pada sudut yang berbeda karena ilmunya berbeda.
2.Sama fungsinya tetapi tumpang tindih,keduanya sama pentingnya dan terpisah, tetapi mempunyai objektive yang tumpang tindih.
3.Pemasaran sebagai fungsi yang lebih dominan,Corporate Public Relations merupakan bagian dari Corporate Marketing.
4.Public Relations sebagai fungsi yang lebih dominan,disinilah PR yang mengendalikan pemasaran
5.Pemasaran dan PR mempunyai fungsi yang sama,kedua bidang ini telah saling memasuki area yang berbeda, dan telah terjadi sintesis.
DASAR PENENTUAN OBJEKTIVE:RISET
Orang- orang PR perlu bersandar pada data- data riset.Yakinkan diri mereka bahwa penting sekali untuk menjahui asumsi karena didasari oleh rasa dan bukan fakta.
DUKUNGAN PIMPINAN PUNCAK
Pentingnya bagi orang- orang PR untuk mempromosikan gagasannya kepada tokoh kunci di dalam perusahaan yang terpenting mendapatkan dukungan dari pimpinan puncak, bila perlu dari pemegang saham.
HUBUNGAN ANTARA ETIKA DAN OBJEKTIVE KOMERSIAL
PR memerlukan bobot etika yang tingkatannya sangat tinggi,yakni;Rapat pemegang saham.Etika adalah prinsip dan nilai moral yang mengarahkan perilaku seseorang atau kelompok orang dengan menghormati apa yangn dirasa benar atau salah.Dalam menegakkan citra perusahaan.PR yang dijalankan dengan benar,akan berupaya sekuat tenaga untuk mengungkapkan permasalahan pada porsinya,secara jujur dan benar.
KESIMPULAN
Objektive adalah suatau sasaran yang jelas dan spesifik.Sebaiknya mencakup batasan waktu yang spesifik dengan sasaran yang jelas.Objektive memperjelsan batasan antara dengan bagian- bagian lainnya,aktivitas kegiatan pada bagian tersebut bisa sama, tetapi objective nya barang kali berbeda.
BAB 5
Mengelola Stakeholders
Stakeholders adalah setyiap kelompok yang berada di dalam maupun di luar perusahaan yang mempunyai peran dalam menentukan keberasilan perusaaan.
Stakeholders dikelompokan menjadi 2 bagian,yaitu;
1.Stakeholders internal relative mudah untuk dikendalikan da pekerjaan untuk komunikasi intern,yang terdiri dari;
- Pemegang saham
- Manajemen dan top executive
- Karyawan
- Keluarga karyawan
2.Stakeholders eksternal,unsur- unsur yang berada di luar Kendali perusahaan. yang terdiri dari;
- Konsumen
- Penyalur
- Pemasok
- Bank
- Pemerintah
- Pesaing
- Komunitas
- Pers
Ruang lingkup eksternal,yaitu;
1.Kompleksitas lingkungan,yang merupakan ukuran pihak luar yang perlu mendapatkan perhatian.
2.Stabilitas lingkungan,yang terjadi perubahan yang ditimbulkan karena adanya terjadinya perubahan pemerintah,perubahan selera konsumen,peran para actor,maka lingkungan dikatakan tidak stabil.
KESIMPULAN
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar